Minggu, 30 November 2014

Jual Mahal

JUAL MAHAL

Kamu tidak akan cukup memberikan seluruh hidupmu hanya untuk mencintaiku, dan aku tidak tertarik dengan seluruh pemberianmu itu.

Aku tidak butuh hidupmu. Bahkan kamu tidak akan cukup memberikan seluruh perhatianmu hanya untuk mencuri perhatianku.

Aku tidak membutuhkannya.
Kamu terlalu mudah mengatakan ini dan itu, memberikan apa yang kamu miliki. Memangnya kamu memiliki apa? Rupa wajahmu yang menawan? Kekayaanmu yang segudang? Darahmu yang bangsawan? Aku tidak membutuhkannya. Bukankah itu cuma titipan yang pada saatnya akan diambil? Yang kamu bangga-banggakan di hadapanku ini bukankah sesuatu yang tidak kamu miliki?


Sekalipun kamu berikan seisi dunia pun aku tidak tertarik sama sekali denganmu. Terlalu banyak orang yang menawarkan hal yang sama. Apa bedamu dengan yang lain?

Sabtu, 29 November 2014

Sejuta Rasanya

“Urusan ini sebenarnya amat sederhana. Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut.

Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi.

 Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.”

Kelembutan hati dan cinta seorang ayah

Seorang ayah dan anak laki – laki (24) naik kereta api. Sambil melihat keluar jendela, sang pemuda berkata dengan antusias. “Ayah, lihat! Pohon itu seperti terbang mundur!”.

Sang ayah tersenyum. Orang disekitar mereka saling bertukar tatapan, terkesan kasihan akan perilaku kekanakan dari sang pemuda.

Tak lama setelah itu, sambil tersenyum sang pemuda berkata “Ayah , lihat! Awan itu mengejar kita!”. Sang ayah tersenyum kembali.

 “Apakah sebaiknya Anda tidak mencarikan dokter untuk anak Anda?” tanya seseorang di sekitar mereka. Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan menjawab “Sudah kami lakukan dan kami baru saja kembali dari dokter. Anak saya buta sejak lahir dan sekarang ia sudah bisa melihat…”.

Jangan menilai seseorang tanpa mengetahui apa – apa.

Minggu, 23 November 2014

Kesehatan : Bahaya ponsel dalam kegelapan

KESEHATAN

Menggunakan Ponsel Dalam Kegelapan Akan Menyesal!

Detail
Dibuat: 20 November 2014 Ditulis oleh yanto
 Share Share
Setelah mendapat penyakit makula, itu berarti sudah menderita kanker mata, hanya menunggu buta, karena obat modern tidak bisa mengobatinya, apalagi menyembuhkan.

Kebiasaan sebelum tidur menghidupkan ponsel maka akan terjadi masalah besar

Baru-baru ini, semakin banyak pasien berumur 30-40 tahun berobat ke dokter, Karena sebelum tidur dan setelah lampu dimatikan, masih juga menggunakan ponsel.

Profesor Li Li direktur Rumah Sakit of Ophthalmology mengatakan "Sinar menyilaukan yang kuat dari ponsel bila langsung menyinari mata lebih dari 30 menit, akan menyebabkan penyakit mata degenerasi makula, ini akan menyebabkan kerusakan yang cepat dari pandangan mata, kahususnya penyakit makula yang tak dapat disembuhkan."

Setelah lampu mati layar ponsel terlihat sangat terang dalam kegelapan, melihat dari jarak dekat, energi tinggi menyinari mata langsung, akan merusak makula mata.

Profesor Li Li mengatakan bahwa gejala degenerasi makula kebanyakan adalah orangtua, namun baru-baru ini ada kecenderungan penderita adalah pasien yang lebih muda. Di antaranya peningkatan pasien pada usia 30-40 tahun bertambah 3 kali lipat, sebagian besar adalah pengguna berat ponsel pintar.

Setelah lampu dimatikan, apakah itu ponsel atau ipad. Tidak hanya degenerasi makula, pada awal akan muncul gejala dini mata kering, yang lebih serius adalah katarak muncul duluan, bahkan kehilangan penglihatan dan menjadi buta.

Gejala awal penyakit, harus diobati dengan laser atau suntikan steroid, baru memiliki kesempatan untuk sembuh.

Profesor Li Li dari Academy of Ophthalmology Rumah Sakit 254 menyarankan, selain lebih banyak menambah suplemen lutein, hal yang paling penting adalah menyingkirkan kebiasaan buruk menggunakan ponsel saat dalam kegelapan.

Karena jika sebelum tidur tidak sabar melihat ponsel sebentar, mungkin akan menyebabkan penderitaan seumur hidup.

Lain kali ingat setelah mematikan lampu jangan menggunakan ponsel Anda. Beritahulah kepada orang-orang yang kalian cintai, menggunakan telepon genggam pada kegelapan mudah menyebabkan kebutaan!

Kamis, 20 November 2014

Andai kau di Khartoum by sudan


Andai kau di Khartoum


Andaikan, saja, jika tidak benar – benar nyata,
Kini kau berada, di sebuah kota tua.
tempat britania raya menjemput setia budak – budaknya.
menawan anak – anak, perempuan dan
memeras keringat pemudanya.

andaikan, saja, jika tidak benar – benar iya,
kau berada disini, di kota sungguh sunyi.
tangisan bayi, ratapan ibu mencekam kecuali,
suaranya di gelap hari.

Andaikan, Jika, kau disini dan membaca peta,
orang akan memandangimu sebagai kaisar
dengan mahkota di dada, sedang tubuhmu kurus kering,
senantiasa dilanda lapar. kakimu ke-sasar.

Andaikan, jika, kau mampu berkata.
ini adalah kota, yang pemudanya, di petang pagi,
tanpa sekeping pound di kantong, lalu berkata: aku kenyang,
dengan mata penuh pengharapan.

Lalu bak, ahli waris kerajaan besar dunia,
mereka seduh teh di waktu pagi, sore dan malam,
sambil membaca berita koran kemaren lusa:
dan kenyang tanpa sarapan.

andaikan, jika, saja kau benar berada di-sisiku,
disini, di kota tempat seribu darwis beranak pinak subur.
aku hendak mengajakmu keluar, melihat awan,
sebab saat malam begitu mencekam, tiada bintang
laiknya atap rumah kita di sorga.

lalu aku akan ber-negoisasi pada musim-nya,
“...Jangan kau bakar kulit kekasih-ku..”
meski sering kali gagal, tapi tenanglah,
aku akan tetap membekali-mu sunblok selusin.

Jika kau benar, berada di khartoum,
injaklah buminya dengan rasa syukur.
aih, sadarlah, kau dan kota ini yang muram
mengajarimu bagaimana agar tidak takabur,

Di setiap jengkal tanah yang kau pijak,
akan terasa lunak.
sebab hatimu adalah salju,
se-dingin rautmu, kali pertama hendak ku kenalkan kotaku.

andaikan, jika benar kau bersamaku disini,
ku ajak kau menyusuri pasar – pasar kotor,
bergandengan tangan, berdua, di kerumunan masa,
dengan bahasa kita sendiri. sambil mencuri harga.

Aku lebih senang, jika, tak mengajakmu masuk pintu mall:
aih, sebab sejujurnya, disana harga – harga sungguh sangat menawan
biaya sewa motel 7 malam di kotamu, setara sebotol air mineral

Aih, Andaikan, jika benar kau disini,
di kota nan sungguh setia bersaksi.

Rabu, 19 November 2014

Senyum yang tertunda

Disaat senyum dan kebahagiaan yang dulu pernah aku dapat dari mereka . .

Disaat senyum dan kebahagiaan yang saat ini tak aku dapatkan dari mereka. . .

Aku pun berpikir positif. .

Akankah senyum ini tertunda sejenak dan akan kembali ??

Sabtu, 15 November 2014

Connection

Somenights
We found ourselves captivated in endless conversation
When neither gossips nor memories become our flames
But the idea of unlearning and relearning that storm our mind to its highest imagination
Left the time ticking in jealous gesture
And let goodbye become a painful word to tell


Somenights
We remain in steady and calm
Staring each other’s eyes
As if I can hear your heartbeats
And make it as my new favorite muse
I never thought it is possible
But through your eyes I can see every genuine discussion that no words able to verbalised


Somenights
We wonder in our own cave
Walking to different direction
Not necessarily ensemble in physics
But that’s the moment we might need
To value the meaning of connection
By contemplating the feeling of reflection

...

16 november 2014

Hari ini adalah tepat dimana ulang tahun ku. .

Tepat dimana bertambah usiaku menjadi 20 tahun.  .

Apakah aku bahagia ??

tentu tidak ..

walaupun hadiah dan ucapan banjir kepadaku tapi aku berfikir ucapan mamahku  .  .

Semakin bertambah usiamu semakin bertambah tanggung jawabmu.  .

Aku merasa diriku bukan anak yang dapat dimanja dan kekanak- kanakkan lagi oleh mamah dan keluargaku.  .

Tapi, aku berharap bertambahnya usiaku membuat aku semakin dewasa , menjadi lebih baik, panjang umur dan diberikan kesehatan. Amin

TAPI ,

Satu hal yang terpenting aku berharap dan setiap pesan doaku adalah JAGALAH MAMAHKU DAN JAGALAH KESEHATANNYA agar dapat terus mendampingiku. Amin

Jumat, 14 November 2014

Petugas Teladan

"Kenapa, Bu...?"
tanyanya pada seorang ibu
yang baru masuk ke kereta api
di peron khusus perempuan.

"Saya jatuh tadi," jawab si ibu.

Dari kantong putih dekat pentungannya,
dikeluarkanlah obat Betadine ukuran kecil.

Kemudian,
tak disangka,
ia membungkuk,
lalu jongkok untuk mengobati luka
di kaki penumpang yang baru masuk kereta tersebut.

Saya tercekat.
Buru-buru saya keluarkan hp saya.
Foto sebisa saya moment seperti ini.

Sebuah pemandangan yang jarang dijumpai.

Seorang petugas mau melayani penumpang umum sampai sedemikian.

Namanya: Supriatna.
Sudah hampir lima tahun bekerja.

Salut saya padanya.

Selain mengobati si ibu,
ia juga ringan tangan membantu penumpang yang kewalahan menurunkan barang.

Semoga lebih banyak
petugas yang karakter pelayanannya seperti ini.

Jempol banget buat Pak Supriatna.

(Kereta api Tanah Abang - Serpong,
9 Nov 2014)

Sumber : Priska Devinaha Handoko

Selasa, 11 November 2014

Galau ''Citra''

Dimana ku mencari pengganti dirimu kasih

Ku termimpi namamu tak pernah berakhir

Berat tuk ingkari semua tentang kamu semua tentang Kita Dan Kini ku yakin dalam hatiku ,

kau takkan terganti dan takkan ku berpaling

Ku galau karena ku masih mencintaimu ,

Ku galau karena ku masih merindukanmu

Kau yang terindah untuk hatikuuu

Kasih sungguh ku galau karenamu..

Minggu, 09 November 2014

Kakek tua yang tangguh

pagi ini aku ingin bercerita tentang perjalanan wisataku bersama teman temanku ..

saat kami sampai ditempat wisata sesuai
tujuan kami dengan selamat . .

sungguh bahagianya kami dan kami bersenang2 dengan mengeluarkan uang yang tak sedikit ditempat tersebut ..

singkat cerita,
dan kami menuju parkir mobil untuk pulang tetapi kami melihat kakek yang sedang sibuk mencari sebuah botol ditempat sampah dan membawa karung besar dipunggung tetapi mungkin ia lelah
dan ia bersandar dibelakang mobil kami tanpa mmengetahui kami sedang memperhatikannya. .

wajah kakek tersebut terlihat lusuh dan kelaparan , tak terbayang begitu banyak wisatawan di tempat wisata  tersebut tapi tak ada yang iba padanya. .

dan kami ingat bahwa ada sisa makanan dimobil kami , salah satu temanku sella mengambilnya sedangkan aku , fenni , qoqo  menghampiri kakek tua tersebut dan bertanya :

rara : kakek sedang apa disini ?

kakek : kakek pemulung dik

rara : ini makanan untuk kakek dan beristirahatlah sejenak kek   tampaknya kakek begitu lelah . .kakek memiliki keluarga ?

kakek : tidak dik, kakek memulung untuk kehidupan kakek sendiri dan untuk menyambung hidup kakek .

qoqo : tapi kakek tidak memiliki istri ?
bukankah diusia kakek sudah harus menikmati masa tua kakek

kakek : tidak ,  kakek seperti ini karena kakek sejak muda tidak keras pada diri kakek jadi seperti ini masa tua kakek dunia yang keras pada kakek .

rara : (aku dan temanku terkejut dengan ucapannya itu, tidak menyangka ucapan itu dikeluarkan oleh pria tua yang rentah,
pemulung dan lusuh itu)

kakek : belajar yang rajin ya nak, agar kalian bisa menikmati masa tuamu .
kakek disini bekerja bukan mencari belas kasih orang lain tapi terima kasih kuenya semoga berkah .

kami : kami segera pulang ya kakek dan kami memberikannya uang.

kakek : sudah kakek katakan disini kakek kerja bukan mencari perhatian orang, simpanlah uang kalian

kami : maaf ya kakek. kami pulang dulu kek. semoga ALLAH menjaga kesehatan kakek.amin

^Pelajaran bukan dari orang yang berpendidikan tinggi saja , tapi ketahuilah pelajaran pun bisa dapat ditempat orang yang tidak mungkin kita pikirkan .

dengan keadaan hidup dan dunia yang keras membuat mereka harus kuat,kokoh dan bijaksana dalam hidup mereka.


Terima kasih kakek atas pesan yang engkau sampaikan . .

Sabtu, 08 November 2014

Teman Baru yang hilang

Disaat pertama bertemu engkau ingin aku
Menuliskan namamu diblog pribadiku ini..

Tetapi waktu menjawab ,

Terkadang aku harus bertanya. . .

Disaat beberapa hari mengenalnya. . .

Tanpa sebab dan solusi. .

Dia mengatakan pergi. .

dan aku takkan menahannya. .

Dan ia pun melupakan ucapannya ^^

Dan saat blog ini menuliskan dirinya , kita pun memutuskan pertemanan  karena ia pergi . . .


bye :)

Rabu, 05 November 2014

Air yang Bening

°Assalamu alaikum wr.wb

malam sahabat , malam mamah , malam teman dan malam papahku di surga.  .  .

Entah kenapa saat ini mereka menjauh dan aku merasa sedih.  .

Mereka yang menilai diriku tanpa belum mengenal diriku. .

Terpintas dalam pikiranku harus kah aku marah atau bersabar ?

kata pak mario yang saat ini menjadi motivasi hati dan pikiranku :

Air yang bening, walau pun diaduk-aduk seperti apa pun,
tidak akan keruh. Mungkin berpusar, beriak,
dan bergelombang, tapi tidak keruh.

Seperti itulah seharusnya hatimu.

Marah, kecewa, dan bersedihlah sebentar,
tapi janganlah engkau kehilangan kejernihan pandanganmu.

Bersabar adalah menenangkan permukaan air bening
yang sedang bergetar.

° aku akan bersabar karena waktuku sudah sibuk mencintai mereka yang mencintaiku

Minggu, 02 November 2014

Jakarta , Nenek dan Boneka

Selamat malam sahabat bloggers.  .

Suatu hari saat saya menuju kampus pada siang hari , saya melihat wanita tua yang rentah.

Nenek tersebut sedang asik merajut benang sampai berbentuk boneka dan gantungan didepan halte bendungan hilir.

Nenek tua rentah itu dikelilingi orang karena banyak orang yang iba padanya dan aku menghampiri nenek itu dan bertanya :

Rara. : Nenek jual boneka dan gantungan rajutan itu ?

nenek : iya saya jual boneka 10.000 dan gantungan 5000 nak.  .

Rara : saya beli nek gantungannya 1 (tetapi saya membayarnya 10000,karena saya berpikir untuk sedekah juga untuknya)

dan saya pun meninggalkan nenek tetapi nenek memanggil saya.

Nenek : nak  , uang kembaliannya ini 5000

rara : ambil saja simpan untuk nenek .

nenek : ambil saya gantungan satu lagi nak siniii.  .

rara : tidak nek , saya tinggal ya nek saya ingin segera ke kampus (akhirnya saya meninggalkan nenek tersebut)

°tetapi didalam perjalanan saya berpikir apakah tindakan saya salah, nenek itu pasti akan sangat bahagia jika aku mengambil 2 gantungan itu dan ia kembali kerumah dengan dagangan yang habis bukan mendapatkan perhatian dari orang dan belas kasih dari orang banyak.


''ketahuilah kawan bahwa dengan kita membeli dan membantu orang tua rentah
yang berdagang BELILAH walaupun kita tidak membutuhkan barang atau apapun yang mereka jual karena barang yang mereka jual hanya ingin mempertahankan hidup mereka  SIAPA LAGI YANG MEMBANTU MEREKA JIKA BUKAN HATI NURANI KITA

Sabtu, 01 November 2014

kereta kita

Malam sahabat bloggers.  .

Malam ini Saya mau berbagi ceritaku, ceritanya begini :

disaat saya ingin pulang menuju kereta  duri - poris pukul 19.00 , saya menunggu kereta bersama ratusan orang yang mereka begitu lelah dengan aktivitas mereka seperti kuliah seperti saya , kerja , berdagang dan lain sebagainya.  Tampak dari raut wajah mereka yang begitu lelah dan emosional. .

Beberapa menit kemudian kereta yang kami tunggu segera datang dan mengangkut kami semua bersama kereta
itu, tetapi ada peristiwa yang terjadi :

karena, dikereta peraturannya yang turun duluan yang diberikan jalan tapi kami penuh lelah dan letih karena agar dapat tempat duduk dan beristirahat membuat kami egois dan mendorong orang yang didalam yang ingin turun. .

Tibalah peristiwa itu , ada ibu ibu dan mahasiswa yang berantem :

mahasiswa : sabar bu, saya turun dulu !!

ibu : saya mau dpet tempat duduk (ibu tersebut mendorong mahasiswa tersebut. Dan membuat sendal mahasiswa itu terjatuh ke kolong kereta)

mahasiswa : dasar ibu2 macam apa kauu !!

ibu : (ditamparlah mahasiswa itu) saya lagi hamil muda dan sakit perut.

Keributan pun terjadi dan penengah adalah security. .  Dan ibu-ibu tlp suaminya yang telah terjadi tetapi mahasiswa itu mengatakan "jika ibu hamil semuda apapun kandungan ibu, ibu takkan berani ditengah2 kerumunan orang dan mendorong kami, kalau ibu hamil beneran ibu masuk belakangan walaupun kereta penuh juga dapat tempat duduk karena ada prioritas"

Ada seseorang disamping saya mengatakan "ibu itu sering alasan hamil tapi perutnya ga gede-gede"

karena, malu akhirnya ibu itu berdiri menghadap pintu kereta dan tak ada yang memberikannya tempat karena kita semua tau sikapnya salah.

Maaf ini hanya peristiwa yang sering saya alami  . .  Fasilitas kereta  mulai nyaman mungkin ACnya kalau lagi terik siang matahari he he