Kamis, 20 November 2014

Andai kau di Khartoum by sudan


Andai kau di Khartoum


Andaikan, saja, jika tidak benar – benar nyata,
Kini kau berada, di sebuah kota tua.
tempat britania raya menjemput setia budak – budaknya.
menawan anak – anak, perempuan dan
memeras keringat pemudanya.

andaikan, saja, jika tidak benar – benar iya,
kau berada disini, di kota sungguh sunyi.
tangisan bayi, ratapan ibu mencekam kecuali,
suaranya di gelap hari.

Andaikan, Jika, kau disini dan membaca peta,
orang akan memandangimu sebagai kaisar
dengan mahkota di dada, sedang tubuhmu kurus kering,
senantiasa dilanda lapar. kakimu ke-sasar.

Andaikan, jika, kau mampu berkata.
ini adalah kota, yang pemudanya, di petang pagi,
tanpa sekeping pound di kantong, lalu berkata: aku kenyang,
dengan mata penuh pengharapan.

Lalu bak, ahli waris kerajaan besar dunia,
mereka seduh teh di waktu pagi, sore dan malam,
sambil membaca berita koran kemaren lusa:
dan kenyang tanpa sarapan.

andaikan, jika, saja kau benar berada di-sisiku,
disini, di kota tempat seribu darwis beranak pinak subur.
aku hendak mengajakmu keluar, melihat awan,
sebab saat malam begitu mencekam, tiada bintang
laiknya atap rumah kita di sorga.

lalu aku akan ber-negoisasi pada musim-nya,
“...Jangan kau bakar kulit kekasih-ku..”
meski sering kali gagal, tapi tenanglah,
aku akan tetap membekali-mu sunblok selusin.

Jika kau benar, berada di khartoum,
injaklah buminya dengan rasa syukur.
aih, sadarlah, kau dan kota ini yang muram
mengajarimu bagaimana agar tidak takabur,

Di setiap jengkal tanah yang kau pijak,
akan terasa lunak.
sebab hatimu adalah salju,
se-dingin rautmu, kali pertama hendak ku kenalkan kotaku.

andaikan, jika benar kau bersamaku disini,
ku ajak kau menyusuri pasar – pasar kotor,
bergandengan tangan, berdua, di kerumunan masa,
dengan bahasa kita sendiri. sambil mencuri harga.

Aku lebih senang, jika, tak mengajakmu masuk pintu mall:
aih, sebab sejujurnya, disana harga – harga sungguh sangat menawan
biaya sewa motel 7 malam di kotamu, setara sebotol air mineral

Aih, Andaikan, jika benar kau disini,
di kota nan sungguh setia bersaksi.

Tidak ada komentar: